
Jakarta – Arus lalu lintas di ruas Tol Jakarta-Cikampek menuju Jakarta mengalami kepadatan pada Jumat (3/7/2026) malam. Kemacetan dipicu proses penanganan kecelakaan beruntun yang melibatkan tiga unit truk di KM 46+600.
Kainduk PJR Cikampek Korlantas Polri, Kompol Sandy Titah Nugraha, mengatakan kepadatan kendaraan masih merupakan dampak dari kecelakaan yang terjadi sejak siang hari.
Insiden tersebut berlangsung sekitar pukul 12.00 WIB dengan melibatkan satu truk trailer bernomor polisi B-9822-SEI serta dua truk tronton masing-masing bernopol B-9125-FEV dan B-9800-KEU.
Akibat tabrakan tersebut, lajur 1, 2, dan 3 sempat tertutup sehingga arus kendaraan hanya dapat melintas secara terbatas. Antrean kendaraan pun mengular hingga mencapai KM 66.
Setelah proses evakuasi berlangsung selama beberapa jam, seluruh kendaraan yang terlibat akhirnya berhasil dipindahkan ke bahu jalan. Lajur utama kini telah kembali dapat dilalui oleh pengguna jalan.
Menurut Sandy, proses penanganan berlangsung cukup lama karena kendaraan yang terlibat merupakan kendaraan berat dengan muatan besar sehingga membutuhkan bantuan alat berat berupa crane untuk memindahkannya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, kecelakaan bermula ketika truk trailer yang melaju di lajur tiga dari arah Cikampek menuju Jakarta diduga gagal menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya.
Pengemudi kemudian membanting kemudi ke kiri hingga menabrak truk tronton yang berada di lajur dua. Setelah benturan pertama, kendaraan kembali bergerak ke kanan dan menghantam truk tronton lainnya yang melintas di lajur tiga.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan tersebut sembari memastikan kondisi arus lalu lintas kembali normal setelah proses evakuasi selesai.
