
Jakarta – Segelas air putih setelah bangun tidur bisa menjadi cara sederhana untuk mengawali hari. Setelah tubuh tidak mendapat asupan cairan selama berjam-jam saat tidur, minum air dapat membantu mengembalikan kebutuhan hidrasi yang mulai berkurang.
Melansir Tasting Table, Mayo Clinic merekomendasikan total asupan cairan sekitar 15,5 gelas per hari untuk pria dan 11,5 gelas untuk wanita. Namun, jumlah tersebut bukan berarti seluruhnya harus berasal dari air putih karena cairan dari makanan dan berbagai minuman juga ikut diperhitungkan.
Meski demikian, air putih tetap menjadi salah satu sumber utama untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.
Membantu Mengganti Cairan yang Hilang
Ahli gizi sekaligus penasihat nutrisi dan kebugaran di Garage Gym Reviews, Chris Mohr, menjelaskan bahwa tubuh kehilangan cairan ketika tidur, salah satunya melalui proses bernapas sepanjang malam.
Akibatnya, seseorang dapat terbangun dalam kondisi dehidrasi ringan. Mengonsumsi air setelah membuka mata dapat membantu mengganti sebagian cairan tersebut sekaligus membuat pemenuhan kebutuhan cairan harian menjadi lebih merata.
“Minum air di pagi hari membantu tubuh mengejar ketertinggalan cairan setelah berjam-jam tanpa asupan,” jelas Mohr.
Ia menambahkan bahwa minum segelas air pada pagi hari dapat membantu tubuh memenuhi kebutuhan hidrasi sedikit demi sedikit, daripada menunggu hingga siang atau sore untuk mengejar kekurangan cairan.
Mendukung Berbagai Fungsi Tubuh
Kecukupan cairan tidak hanya berkaitan dengan menghilangkan rasa haus. Air dibutuhkan tubuh untuk menjalankan berbagai proses penting.
Hidrasi yang baik dapat mendukung fungsi pencernaan, membantu menjaga persendian tetap terlumasi, menunjang kerja otak, serta membantu tubuh mengeluarkan zat sisa dengan lebih efisien.
Asupan cairan yang cukup juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, termasuk fungsi sistem kardiovaskular.
Karena itu, membiasakan diri minum air pada pagi hari dapat menjadi salah satu cara praktis untuk mulai memenuhi kebutuhan cairan sebelum menjalani berbagai aktivitas.
Kebutuhan Cairan Bisa Berubah Seiring Usia
Perhatian terhadap hidrasi menjadi semakin penting ketika seseorang bertambah usia. Perubahan komposisi tubuh dan menurunnya rasa haus dapat membuat seseorang tidak menyadari bahwa dirinya membutuhkan lebih banyak cairan.
Selain itu, beberapa jenis obat juga dapat meningkatkan kehilangan cairan sehingga kebutuhan hidrasi perlu diperhatikan dengan lebih baik.
Namun, jumlah cairan yang dibutuhkan setiap orang tidak selalu sama. Aktivitas fisik, kondisi lingkungan, pola makan, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya dapat memengaruhi kebutuhan tersebut.
Tak Harus Menunggu Pagi untuk Minum
Minum air putih setelah bangun memang bisa menjadi kebiasaan yang baik, tetapi sebenarnya tidak ada waktu tertentu yang dianggap sebagai satu-satunya waktu yang tepat untuk minum.
Air putih tetap dapat dikonsumsi kapan pun tubuh membutuhkannya, termasuk sebelum makan. Yang lebih penting adalah memastikan asupan cairan terpenuhi secara cukup sepanjang hari.
Untuk air yang diminum pada pagi hari, sebagian orang mungkin lebih menyukai air yang terasa sejuk karena memberikan sensasi menyegarkan setelah tidur. Sebaliknya, air yang dibiarkan semalaman di meja samping tempat tidur bisa menjadi lebih hangat dan terasa kurang segar.
Jadi, tidak perlu menjadikan minum air putih setelah bangun sebagai rutinitas yang rumit. Cukup sediakan air yang nyaman diminum dan jadikan kebiasaan tersebut sebagai bagian dari upaya memenuhi kebutuhan hidrasi harian.
