
Jakarta – Campuran kopi dan perasan lemon sempat menjadi tren di media sosial karena diklaim mampu membantu menurunkan berat badan. Banyak orang percaya minuman sederhana ini dapat mempercepat metabolisme hingga membakar lemak, terutama di area perut.
Meski demikian, para ahli menegaskan bahwa manfaat tersebut belum didukung bukti ilmiah yang kuat. Kopi dan lemon memang sama-sama memiliki kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, tetapi menggabungkan keduanya tidak otomatis menjadikannya minuman pelangsing.
Dikutip dari Woman’s World, berikut penjelasan mengenai tren kopi lemon.
1. Belum terbukti efektif membakar lemak
Racikan kopi hitam dengan tambahan perasan lemon biasanya diminum saat perut kosong dan banyak dipromosikan sebagai cara cepat menurunkan berat badan.
Namun, dokter spesialis penyakit dalam Raj Dasgupta menjelaskan bahwa hingga saat ini belum ada penelitian yang membuktikan kombinasi kedua bahan tersebut mampu membakar lemak secara signifikan.
Menurutnya, baik kopi maupun lemon memiliki manfaat masing-masing, tetapi tidak ada bukti bahwa efeknya akan meningkat ketika dikonsumsi bersamaan.
2. Penurunan berat badan biasanya dipengaruhi kebiasaan lain
Raj Dasgupta menjelaskan bahwa orang yang mengaku berhasil menurunkan berat badan setelah rutin minum kopi lemon umumnya juga melakukan perubahan gaya hidup.
Misalnya, mereka mulai mengurangi konsumsi minuman manis, lebih menjaga pola makan, serta meningkatkan aktivitas fisik. Faktor-faktor tersebut lebih berperan terhadap penurunan berat badan dibanding minuman kopi lemon itu sendiri.
Karena itu, pola hidup sehat tetap menjadi faktor utama dalam proses menurunkan berat badan.
3. Ada efek samping yang perlu diperhatikan
Walaupun menggunakan bahan alami, kopi lemon tidak selalu cocok dikonsumsi semua orang.
Kombinasi kopi dan lemon yang sama-sama bersifat asam dapat memicu gangguan pencernaan, terutama jika diminum ketika perut masih kosong. Sebagian orang bisa mengalami nyeri lambung, rasa tidak nyaman, atau gejala asam lambung meningkat.
Selain itu, dokter gigi Sandip Sachar mengingatkan bahwa minuman yang bersifat asam berpotensi mengikis enamel gigi apabila dikonsumsi terlalu sering.
4. Kopi dan lemon tetap memiliki manfaat masing-masing
Meski belum terbukti ampuh sebagai minuman diet, kedua bahan ini tetap menawarkan manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara terpisah maupun dalam jumlah wajar.
Kafein dalam kopi dapat membantu meningkatkan energi, menjaga fokus, serta mendukung performa saat berolahraga. Sementara itu, lemon merupakan sumber vitamin C dan mengandung serat larut yang dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama.
Artinya, manfaat kesehatan tetap bisa diperoleh tanpa harus mengandalkan kombinasi keduanya sebagai solusi penurunan berat badan.
5. Jika ingin mencoba, lakukan dengan bijak
Bagi yang penasaran dengan rasanya, para ahli menyarankan membuat kopi lemon secara sederhana, yaitu menggunakan kopi hitam tanpa gula yang diberi sedikit perasan lemon.
Namun, minuman ini sebaiknya tidak dianggap sebagai cara instan untuk menurunkan berat badan. Hasil yang lebih optimal tetap bergantung pada pola makan seimbang, olahraga teratur, dan gaya hidup sehat secara keseluruhan.
Untuk menjaga kesehatan gigi, disarankan berkumur menggunakan air putih setelah mengonsumsi kopi lemon agar sisa asam tidak terlalu lama menempel pada permukaan gigi.
