
Jakarta – Kebiasaan membiarkan makanan panas terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke kulkas masih banyak dilakukan oleh masyarakat. Alasannya, makanan panas dianggap dapat merusak suhu lemari pendingin. Namun, anggapan tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar.
Menurut ahli keamanan pangan, menyimpan makanan panas ke dalam kulkas justru dapat membantu menjaga kualitas makanan selama dilakukan dengan cara yang tepat.
Membiarkan makanan terlalu lama berada di suhu ruang dapat meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri. Karena itu, sisa makanan sebaiknya segera didinginkan agar lebih aman dikonsumsi kembali.
Makanan Jangan Terlalu Lama di Suhu Ruang
Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) menjelaskan bahwa hal utama dalam menyimpan makanan sisa adalah mempercepat proses penurunan suhu.
Makanan yang berada terlalu lama pada rentang suhu 4-60 derajat Celsius atau yang dikenal sebagai danger zone dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri dengan cepat.
Artinya, makanan seperti sup, rendang, tumisan, atau hidangan berkuah lainnya justru memiliki risiko lebih tinggi terkontaminasi jika dibiarkan lama di meja makan dibandingkan langsung disimpan dalam kulkas.
Gunakan Wadah Kecil Agar Cepat Dingin
Untuk menyimpan makanan panas dengan lebih aman, ahli menyarankan agar makanan dalam jumlah besar tidak langsung dimasukkan ke satu wadah besar.
Sebaiknya makanan dibagi ke beberapa wadah kecil. Cara ini membuat panas lebih mudah keluar karena area permukaan makanan yang terkena udara menjadi lebih luas.
Selain itu, wadah dengan bentuk dangkal atau memiliki tinggi sekitar 10 cm atau kurang juga lebih dianjurkan. Wadah seperti ini membantu suhu makanan turun secara lebih cepat dan merata.
Pilih Wadah yang Tepat
Material wadah juga dapat memengaruhi proses pendinginan makanan.
Ahli menyarankan menggunakan wadah berbahan logam atau stainless steel ketika pertama kali menyimpan makanan panas. Bahan tersebut mampu menghantarkan panas lebih cepat dibandingkan kaca maupun plastik.
Setelah makanan mencapai suhu yang lebih dingin, makanan dapat dipindahkan ke wadah penyimpanan lain jika diperlukan.
Simpan Makanan dengan Benar di Kulkas
Selain memperhatikan suhu, cara penyimpanan juga penting untuk menjaga kualitas makanan.
USDA menyarankan agar makanan sisa ditutup rapat sebelum dimasukkan ke kulkas. Hal ini bertujuan menjaga kelembapan makanan sekaligus mencegah makanan menyerap aroma dari bahan lain yang tersimpan di dalam lemari pendingin.
Makanan panas juga sebaiknya diletakkan di area kulkas dengan sirkulasi udara dingin yang baik agar proses pendinginan berjalan lebih optimal.
Kulkas Tidak Mudah Rusak karena Makanan Panas
Kekhawatiran bahwa makanan panas dapat merusak kulkas ternyata tidak sepenuhnya terbukti. Kulkas modern dirancang untuk menghadapi perubahan suhu kecil akibat masuknya beberapa wadah makanan hangat.
Ahli menjelaskan bahwa memasukkan makanan panas dalam jumlah wajar tidak akan membahayakan makanan lain maupun membuat kulkas kehilangan kemampuan mendinginkan.
Jadi, dibandingkan membiarkan makanan terlalu lama di suhu ruang, menyimpannya segera di kulkas dengan teknik yang tepat menjadi pilihan yang lebih aman untuk menjaga makanan tetap berkualitas.
