Skip to content
ICDISS.ORG
Menu
  • Beranda
  • Wisata
  • Kuliner
  • Otomotif
  • Olahraga
  • Kesehatan
  • Teknologi
  • Lifestyle
  • Bisnis
Menu

5 Fakta Terkait Kejagung Sita Uang Rp11 Triliun di Kasus CPO Wilmar Group

Posted on June 19, 2025June 19, 2025 by pinter

ICDISS — Jakarta – Jutaan lembar uang merah dihamparkan bertumpuk-tumpuk di pelataran Gedung Bundar, Kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan (Jaksel) pada Selasa siang 17 Juni 2025.

Masing-masing tumpukan uang tunai pecahan Rp100 ribu tersebut diikat terbungkus plastik transparan. Dalam setiap bungkusnya, masing-masing berisi uang tunai senilai Rp1 miliar.

Direktur Penuntutan Jampidsus Kejagung Sutikno menjelaskan, uang tunai triliunan rupiah tersebut merupakan hasil penyitaan dari kasus korupsi pemberian Fasilitas Crued Palm Oil (CPO) dan turunannya dari lima terdakwa korporasi Wilmar Grup 2022.

Kelimanya, kata dia, adalah PT Multimas nabati Asahan, PT Multinabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Sutikno mengatakan, barang bukti uang tunai yang ditampilkan itu hanya berjumlah Rp2 triliun dari total Rp11 triliun yang telah disita oleh Kejagung. Uang belasan triliun rupiah itu disita dari lima terdakwa koorporasi kasus korupsi CPO.

“Ini total semuanya nilainya Rp2 triliun. Uang ini merupakan bagian dari uang yang tadi kita sebutkan, Rp11.880.351.802.619,” papar dia saat konferensi pers di Kantor Kejagung, Selasa.

Kemudian, Kepala Pusat Penerangan Hukum atau Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar pun angkat bicara. Menurut dia, penyitaan uang senilai Rp11.880.351.802.619 diyakini menjadi penyitaan terbesar dalam sejarah.

“Untuk kesekian kali kita melakukan rilis press conference terkait dengan penyitaan uang dalam jumlah yang sangat besar. Dan barangkali ini merupakan presscon terhadap penyitaan uang dalam sejarahnya, ini yang paling besar,” tutur Harli Siregar dikutip Rabu (18/6/2025).

Sementara itu, terkait uang sitaan oleh Kejaksaan Agung tersebut, Manajemen Wilmar International Limited menyatakan kalau uang tersebut bukan hasil sitaan lantaran masih dalam proses penyidikan.

1. Penampakan Tumpukan Uang Rp11 Triliun

Kejagung Sita Pengembalian Kerugian Negara Rp11,8 Triliun dari Grup Wilmar

Jutaan lembar uang merah dihamparkan bertumpuk-tumpuk di pelataran Gedung Bundar, Kantor Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta Selatan, Selasa siang 17 Juni 2025.

Masing-masing tumpukan uang tunai pecahan Rp100 ribu tersebut diikat terbungkus plastik transparan. Dalam setiap bungkusnya, masing-masing berisi uang tunai senilai Rp1 miliar.

Uang tunai triliunan rupiah tersebut merupakan hasil penyitaan dari kasus korupsi pemberian Fasilitas Crued Palm Oil (CPO) dan turunannya dari lima terdakwa korporasi Wilmar Grup 2022. Kelimanya adalah PT Multimas nabati Asahan, PT Multinabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Direktur Penuntutan Jampidsus Kejagung, Sutikno mengatakan, barang bukti uang tunai yang ditampilkan itu hanya berjumlah Rp2 triliun dari total Rp11 triliun yang telah disita oleh Kejagung. Uang belasan triliun rupiah itu disita dari lima terdakwa koorporasi kasus korupsi CPO.

“Ini total semuanya nilainya Rp2 triliun. Uang ini merupakan bagian dari uang yang tadi kita sebutkan, Rp11.880.351.802.619,” kata Sutikno saat konferensi pers di Kantor Kejagung, Selasa.

“Jadi, kenapa tidak kita rilis secara bersama senilai jumlah tersebut? Ini karena faktor tempat dan faktor keamanan tentunya, sehingga kami berpikir jumlah ini cukup untuk mewakili jumlah kerugian negara yang timbul,” tambah dia.

2. Uang Akan Digunakan Bayar Kerugian Negara

Kejagung Sita Pengembalian Kerugian Negara Rp11,8 Triliun dari Grup Wilmar

Dalam perjalanan kasus korupsi CPO dan turunannya, para terdakwa sempat divonis lepas oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Namun Kejagung tidak tinggal diam atas putusan tersebut dan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

Sutikno menerangkan uang yang disitnya itu bakal menjadi memori Jaksa Penuntut Umum (JPU) di tingkat kasasi agar nantinya para terdakwa korupsi CPO itu bisa dihukum sekaligus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

“Uang yang telah kami sita tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari memori kasasi sehingga keberadaannya dapat dipertimbangkan oleh Hakim Agung yang memeriksa kasasi,” terang dia.

Lebih lanjut, uang belasan triliun tersebut pun nantinya akan digunakan untuk membayar kerugian negara yang ditimbulkan akibat korupsi minyak goreng tersebut.

3. Kejagung Sebut Kasus CPO Wilmar Group Terbesar Dalam Sejarah

Lanjutan Perkara CPO Minyak Goreng, Kejagung Sita Rp11,8 Triliun dari Terdakwa Korporasi

Kejagung telah melakukan penyitaan pada tingkat penuntutan terhadap uang senilai Rp11.880.351.802.619 terkait perkara tindak pidana korupsi fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit tahun 2022, yang berasal dari Wilmar Group. Hal itu pun diyakini menjadi penyitaan terbesar dalam sejarah.

“Untuk kesekian kali kita melakukan rilis press conference terkait dengan penyitaan uang dalam jumlah yang sangat besar. Dan barangkali ini merupakan presscon terhadap penyitaan uang dalam sejarahnya, ini yang paling besar,” tutur Kapuspenkum Kejagung Harli Siregar dikutip Rabu (18/6/2025).

Harli menyebut, penyitaan Rp11,8 triliun itu menjadi upaya Jampidsus Kejagung dalam mengembalikan kerugian keuangan negara yang dilakukan dalam tahap penuntutan.

“Oleh karenanya, karena perkara ini belum berkekuatan hukum tetap, maka kami melakukan penyitaan terhadap uang yang dikembalikan dimaksud,” terang Harli.

4. Rincian Lima Perusahaan

Kejagung Sita Pengembalian Kerugian Negara Rp11,8 Triliun dari Grup Wilmar

Adapun pengembalian uang tersebut diyakini menjadi bentuk kesadaran korporasi dan kerjasama untuk mengembalikan kerugian keuangan negara. Kejagung mengapresiasi dan menghormati sikap Wilmar Group atas langkah tersebut.

“Dan kita harapkan tentu dengan upaya-upaya pengembalian ini, ini juga akan menjadi contoh bagi korporasi yang lain atau bagi pihak-pihak yang lain yang sedang berperkara, bahwa sebagaimana kami maksudkan, upaya-upaya penegakan hukum yang represif harus sebanding, linier, sejalan dengan upaya-upaya pengembalian kerugian keuangan negara dalam rangka pemulihan keuangan negara,” Harli menandaskan.

Meski demikian, Kejagung masih menunggu langkah serupa dari dua korporasi lain, yakni PT Permata Hijau Grup dan Musim Mas Grup.

“Untuk permata hijau dan musim mas grup, kita berharap kedepan mereka juga membayar seperti yang dilakukan oleh Wilmar,” kata Direktur Penututan Jampidsus Kejagung, Sutikno saat konferensi pers di Jakarta, Selasa 17 Juni 2025.

Dari total 17 korporasi yang terlibat dalam kasus ini, lima anak perusahaan Wilmar Grup sudah mengembalikan uang kerugian negara, yakni:

PT Multimas Nabati Asahan: Rp3.997.042.917.832.42

PT Multinabati Sulawesi: Rp39.756.429.964.94

PT Sinar Alam Permai: Rp483.961.045.417.33

PT Wilmar Bioenergi Indonesia: Rp57.303.038.077.64

Wilmar Nabati Indonesia: Rp7.302.288.371.326.78

5. Tanggapan Wilmar Group

Penampakan Tumpukan Uang Rp11 Triliun, Disita Kejagung dari Kasus Korupsi CPO

Terkait uang sitaan oleh Kejaksaan Agung tersebut, Manajemen Wilmar International Limited menyatakan kalau uang tersebut bukan hasil sitaan lantaran masih dalam proses penyidikan.

“Itu bukan sitaan karena sekarang masih proses penyidikan dan belum ada putusan, sidang saja belum,” tulis manajemen Wilmar International Limited seperti dikutip dari keterangan resmi, Selasa 17 Juni 2025.

Wilmar mengatakan, pada awal April 2024, Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejaksaan) mengajukan dakwaan terkait merugikan keuangan negara, memperoleh keuntungan yang tidak sah, serta merugikan sektor usama terhadap lima anak perusahaan grup Wilmar yakni PT Multimas Nabati Asahan, PT Multi Nabati Sulawesi, PT Sinar Alam Permai, PT Wilmar Bioenergi Indonesia, dan PT Wilmar Nabati Indonesia.

Dakwaan itu diduga berasal dari tindakan korupsi yang dilakukan oleh anak-anak perusahaan tersebut antara Juli 2021-Desember 2021 pada saat terjadi kelangkaan minyak goreng di pasar Indonesia. Total kerugian disebutkan Rp 12,3 triliun atau sekitar USD 755 juta.

“Posisi dari pihak Wilmar tergugat sejak awal adalah seluruh tindakan yang dilakukan selama periode tersebut terkait ekspor minyak goreng telah sesuai dengan peraturan yang berlaku saat itu,” demikian seperti dikutip dari keterangan resmi.

Kejaksaan mengajukan banding atas putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat ke Mahkamah Agung Republik Indonesia dan meminta agar Wilmar menunjukkan kepercayaannya terhadap sistem peradilan Indonesia serta itikad baik dan keyakinan mereka atas ketidakbersalahan. Ini dengan cara menempatkan dana jaminan sebesar Rp 11,88 triliun atau disebut dana jaminan dalam perkara ini.

Wilmar menyatakan, dana jaminan tersebut merepresentasikan sebagian dari dugaan kerugian negara dan dugaan keuntungan ilegal yang diperoleh pihak Wilmar dari tindakan yang dituduhkan.

“Pihak Wilmar telah menyetujui dan telah menempatkan dana jaminan tersebut,” kata Wilmar.

Wilmar menyatakan, dana jaminan akan dikembalikan kepada pihak Wilmar tergugat apabila Mahkamah Agung Republik Indonesia menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Namun, dana jaminan dapat disita, baik sebagian maupun seluruhnya (tergantung pada putusan), apabila Mahkamah Agung memutuskan tidak memihak kepada pihak Wilmar Tergugat.

“Jadi uang itu Wilmar sukarela serahkan sebagai itikad baik,” demikian seperti dikutip.

Wilmar mengatakan seluruh tindakan yang dilakukan telah dilakukan dengan itikad baik dan tanpa niat koruptif apapun.

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

POSTINGAN TERKINI

  • Teknologi Cloud: Solusi Kerja Lebih Fleksibel dan Produktif
  • Tren Bisnis Online Terus Berkembang 2026
  • Cara Cepat Bangun Personal Branding dalam 30 Hari
  • Mengapa Konten Edukatif Lebih Dipilih Dibanding Hiburan Biasa?
  • Inovasi Baru: Peneliti Temukan Cara Mengolah Sampah Plastik

PARTNER

metroartschool widyanataarchitect mirecomendadotienda inspiredgardenideas afroskin mediaedukasiborneo darknetbills ellacoffeemall mauiislandportraits lesechecsdelareussite rumahbintang centrovirginia mitramedikasolo sloveniaonbike ioautonews beritakampus naijasportnews salvagegaming lamorenetaeventos thefullfitness programlarindir rastama walangsari bearrockfoods bikersonweb feelwellforever projectparadisegame sciencebookprizes hotelristorantevittoria oaklandpolicebeat atxukale ilesvanille tutelaeucarestia arting.mx global-history travelnewseditor fleeknews worldnewswave lettica.org noahs wish greenrivernetwork autoexpertproducts healthcarelawsuit sportmuseumcuracao beef cattle assurecontrols hospitalnearme arquidiocesisdgo coinsmonedas cirebonpost coronameter shiftorbit icdiss makalu2004 platye kingkong bola minweb mirecomendadotienda lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy

lowkerpabrik harpanas imaginerlalegerete globalmarketsnation jokercoy solocalcionapoli marylandpreparedness fajerrmaidsolutions alipanpay ezshappy entradarivers ustechwiki imguniversal hermosacultura arlologgin phoenixpower jazzcruising slangthis andreafrazier monstathreads angeliajoiner cecilielind seorunet qualityrehomes vacumetros fadiaragon foryouto paydayloansilr coupancode joshuaflinn conformable-jp winifred arcticgreen readbyfamous itcort.autos bikersonweb feelwellforever


SPONSOR


TOP SEARCH

HORUS303
HORUS303
sukses303
Strategi Mengelola Bisnis Urban Farming Sambil Menikmati Hobi Game Online
Inovasi Menu Dimsum Unik yang Terinspirasi dari Visual Mahjong Ways 2
Penerapan Konsep Scatter Emas pada Desain Eksklusif Thrifting & Rework Fashion
Melihat Peluang Jasa Admin Sosmed Melalui Analisis Tren RTP Live Saat Ini
Ketelitian Membuat Sourdough Bread yang Menantang Layaknya Game Digital
Sensasi Lezat Sei Sapi yang Kini Jadi Primadona di Kalangan Penggemar Scatter Zeus
Memahami Pola RTP dalam Menyusun Strategi Pemasaran Risoles Ragout Frozen
Kombinasi Elemen Mahjong Wins 3 dalam Tren Motif Modest Wear Lokal Terbaru
Dinamika Industri RTP PG Soft dan Dampaknya Terhadap Popularitas UMKM Bakso Aci
Pesona Scatter Naga dalam Produk Sustainable Craft yang Mengusung Budaya Lokal
Dampak Kenaikan Harga BBM Terhadap Perilaku Pemain RTP PG Soft di Indonesia
Stabilitas Industri Game Online Nasional di Tengah Isu Penutupan Selat Hormuz
Analisis Pengaruh Konflik Amerika dan Israel-Iran Terhadap Tren Game Digital
Strategi Menghadapi Lonjakan Harga Minyak Melalui Pemahaman Pola RTP yang Tepat
Potret Komunitas Mahjong Ways 2 dalam Merespons Fenomena Harga BBM Melonjak
Korelasi Ketegangan Geopolitik Selat Hormuz dengan Aktivitas Pemain RTP Live
Meninjau Popularitas Scatter Zeus Saat Ekonomi Global Terdampak Harga Minyak
Perubahan Daya Beli Pemain Mahjong Wins 3 Akibat Imbas Perang di Timur Tengah
Evolusi Industri Game Online Saat Menghadapi Krisis Energi dan Lonjakan Harga BBM
Tantangan Pemain Scatter Naga dalam Menjaga Keseimbangan Finansial Saat Harga Minyak Meroket
Analogi Nilai Scatter Emas dalam Permainan Mahjong dengan Fluktuasi Harga Emas Dunia
Potensi Energi Uranium dalam Mendukung Infrastruktur Server Game Digital Masa Depan
Analisis Dampak Ekspor Batu Bara Terhadap Daya Beli Penggemar RTP PG Soft
Peran Hilirisasi Nikel dalam Meningkatkan Spesifikasi Perangkat Mobile untuk Scatter Zeus
Estetika Visual Mahjong Ways 2 yang Terinspirasi dari Keindahan Ornamen Perak
Efisiensi Logistik BBM dalam Menjamin Stabilitas Infrastruktur Ekosistem Game Online
Perbandingan Akurasi Kalkulasi Pola RTP dengan Teknik Proyeksi Penambangan Minyak Bumi
Inovasi Energi Thorium sebagai Solusi Daya Ramah Lingkungan bagi Industri Game Digital
Kaitan Stabilitas Pasokan Listrik Berbasis Batu Bara dengan Kelancaran Akses RTP Live
Memahami Simbolisme Mahjong Wins 3 di Tengah Tren Investasi Emas Batangan 2026
tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery tribunnews discovery discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news discovery daily news jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini jurnal hari ini HORUS303 HORUS303 HORUS303 Pentingnya RTP dan RNG dalam Menjamin Keberhasilan PG Soft Cara Mengelola Hasil Mahjong Wins 2 Agar Bisa Jadi Investasi Emas Modal Awal Bisnis Sarang Walet Berawal dari Hiburan Mahjong Ways 2 Dari Game Mahjong Ways ke Kebun Sawit Kisah Perjalanan Bisnis yang Inspiratif Menelisik Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Asia Populer Kenapa RTP dan RNG Sangat Krusial untuk PG Soft Optimalkan Hasil Kemenangan Mahjong Wins 2 untuk Investasi Emas Memanfaatkan Hiburan Mahjong Ways 2 untuk Usaha Sarang Walet Awalnya Coba Mahjong Ways, Kini Berhasil Mengelola Kebun Sawit Cara Blackjack Bersaing dengan Permainan Kartu Tradisional Asia PG Soft dan Pentingnya RTP serta RNG dalam Kesuksesan Permainan Strategi Investasi Emas untuk Pemain Mahjong Wins 2 Mahjong Ways 2 Buka Peluang Baru di Dunia Bisnis Sarang Walet Mengubah Hobi Mahjong Ways Menjadi Kebun Sawit yang Menguntungkan Mengapa Pemain Asia Suka Bermain Blackjack Dibandingkan Permainan Kartu Lain Keunggulan PG Soft Berkat RTP dan RNG yang Saling Mendukung Tips Cerdas Menyulap Kemenangan Mahjong Wins 2 Menjadi Investasi Emas Menemukan Modal Awal Sarang Walet melalui Bermain Mahjong Ways 2 Dari Hobi Mahjong Ways ke Bisnis Kebun Sawit Perjalanan yang Inspiratif Perbandingan Blackjack dengan Permainan Kartu Lain yang Populer di Asia Cara RTP dan RNG Mempengaruhi Hasil Permainan PG Soft Tips Efektif Menjadikan Hasil Mahjong Wins 2 Sebagai Tabungan Emas Langkah Awal Bisnis Walet Berkat Bermain di Mahjong Ways 2 Dari Hiburan Mahjong Ways ke Investasi Kebun Sawit yang Menjanjikan Mengupas Tuntas Perbedaan Blackjack dan Permainan Kartu Asia Panduan Lengkap Memahami RTP dan RNG dalam PG Soft Strategi Cerdas Mengubah Hasil Mahjong Wins 2 Menjadi Investasi Emas Cerita Sukses Modal Usaha Sarang Walet Berawal dari Mahjong Ways 2 Memulai dari Mahjong Ways Berakhir dengan Bisnis Sawit yang Stabil Apa Bedanya Blackjack dan Permainan Kartu Asia Favorit Cara Kerja RTP dan RNG dalam Menjaga Fair Play PG Soft Cara Mengatur Keuntungan Mahjong Wins 2 Agar Berubah Jadi Emas Mengoptimalkan Hasil Mahjong Ways 2 untuk Modal Usaha Walet Peluang Baru dari Mahjong Ways yang Berujung pada Bisnis Sawit Perbedaan Mendasar Blackjack dengan Permainan Kartu Asia yang Wajib Dipahami Strategi Memahami RTP dan RNG untuk Maksimalkan PG Soft Strategi Mengelola Keuntungan Mahjong Wins 2 untuk Dibeli Emas Rahasia Mengubah Mahjong Ways 2 Jadi Modal Bisnis Sarang Walet Mengubah Peluang Mahjong Ways Menjadi Bisnis Sawit yang Berkembang Pesat Membongkar Perbedaan Blackjack dengan Permainan Kartu Asia yang Populer Membandingkan Blackjack dengan Permainan Kartu Di Asia dalam Perspektif Strategi wala meron digmaan Pasang Pola Super Scatter SURYAJP yang Diam-Diam Jadi Favorit Komunitas Desain Mahjong Wins 3 Disebut Pengaruh Scatter Hitam, Ini Penjelasan Lengkap di SURYAJP Kenapa Scatter Hitam Mahjong Wins 3 Terasa Aktif di Jam Tertentu? Analisis RTP SURYAJP Putaran Manual vs Otomatis, Mana Lebih Dekat ke Super Scatter Mahjong Wins 3? Mahasiswi Bandung Temukan Celah! Kelola Penghasilan Harian Go-Car, Scatter Hitam SURYAJP Jadi Perbincangan Berapa Modal Aman Coba Pola Scatter Hitam Mahjong Wins 3 di SURYAJP Total Strategi Penjaga Kios Saat Mengejar Scatter Hitam Tanpa Boros Modal Kenapa Super Scatter SURYAJP Sering Dianalogikan Seperti Mengelola Usaha Kecil Kirim Cerita Nyata Mahasiswi Bandung Andalkan Super Scatter di SURYAJP untuk Bayar UKT Mahjong Wins 3 dan Scatter Hitam SURYAJP, Tren Baru di Lingkaran Kelas Bisnis Online

PARTNER

PARTNER

PARTNER

©2026 ICDISS.ORG | Design: Newspaperly WordPress Theme